Semerbak Aroma Wangi Lilin: Kkn UNS Kelompok 76 Menggelar Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah

Magelang, 17 Januari 2026 – Limbah dapur yang biasanya dibuang begitu saja, kini disulap oleh kreatifitas ibu-ibu Dusun Sangen, Desa Candirejo menjadi produk yang bernilai jual. Pada Sabtu, 17 Januari 2026, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 76 Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menggelar sosialisasi dan pelatihan bertajuk Harum Wajan Ibu : Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah, sebuah langkah kreatif untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi produk baru yang berguna. Kegiatan yang berlangsung hangat di Pendopo Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur ini melibatkan ibu-ibu penggerak PKK setempat. Program ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif dari ranah rumah tangga.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi tentang regulasi hukum dan dampak atas pembuangan limbah minyak jelantah secara sembarangan. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah yang dipandu oleh tim KKN.

Selama ini, pembuangan minyak jelantah seringkali menjadi masalah lingkungan karena dapat menyumbat saluran air dan mencemari tanah. Melalui demonstrasi interaktif, mahasiswa KKN Kelompok 76 Universitas Sebelas Maret (UNS) menunjukkan bahwa dengan cara yang sederhana, minyak jelantah dapat menjadi produk yang bernilai jual.
Proses pembuatan meliputi beberapa tahapan:
- Penjernihan: Merendam minyak jelantah dengan arang untuk menghilangkan bau tidak sedap.
- Pencampuran: Memanaskan minyak bersama stearic acid atau parafin.
- Personalisasi: Penambahan essential oil dan pewarna untuk memberikan efek relaksasi yang maksimal.
Selain edukasi lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga Desa Candirejo untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui pemanfaatan barang-barang di sekitar. Produk “Harum Wajan Ibu” bukan sekadar lilin, melainkan simbol kolaborasi antara tim KKN Kelompok 76 Universitas Sebelas Maret (UNS) dan PKK Dusun Sangen dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Desa Wisata Candirejo.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK Dusun Sangen dapat terus memproduksi lilin aromaterapi secara berkelanjutan, baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai produk unggulan khas dusun.
________________
Artikel ini disusun oleh Arif Rahman Hakim sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat KKN UNS Kelompok 76. Didukung penuh dan diterbitkan oleh Koperasi Desa Wisata Candirejo untuk kemajuan literasi digital desa.


















