Koperasi Desa Wisata Candirejo dan KKN UNS Kelompok 76 Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Pelatihan Instruktur Outbound

Magelang – Jawa Tengah
Selasa, 3 Februari 2026, Koperasi Desa Wisata Candirejo (KDWC) bekerjasama dengan KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 76 menggelar kegiatan PIO Pandu: Pelatihan Instruktur Outbound untuk Pemandu Wisata Desa Candirejo. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Candirejo diikuti oleh lebih dari 30 pemandu wisata lokal dan rangers. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pemahaman dasar mengenai peran dan keterampilan sebagai pemandu outbound yang profesional. Dalam sambutannya, Ahmad Mudhofar Ersyidik yang selaku Ketua KDWC mengungkapkan bahwa masih terdapat pemandu wisata yang belum sepenuhnya menguasai teknik memandu kegiatan outbound, sehingga kerap mengalami kesulitan atau kebingungan saat menghadapi wisatawan yang hadir dalam rombongan dan diminta untuk memandu permainan outbound. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri para pemandu wisata dalam menjalankan perannya.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Sina Alfarysy dari Tim Mentari Outbound Indonesia. Dalam sesi penyampaian teori, peserta dikenalkan pada konsep dasar outbound, jenis-jenis permainan outbound berdasarkan tujuannya, hingga teknik ice breaking untuk membangun suasana yang cair dan menyenangkan.

Suasana semakin meriah saat peserta juga mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman memainkan permainan outbound sekaligus praktik langsung memandu permainan. Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok dan secara bergantian berperan sebagai pemandu outbound. Mereka belajar memandu permainan seperti tebak kata, lembah beracun, dan battle suit. Melalui praktik tersebut, peserta belajar cara menyambut peserta, menjelaskan aturan permainan, memfasilitasi jalannya permainan, hingga melakukan evaluasi setelah permainan selesai. Antusiasme dan semangat peserta terlihat dari keterlibatan aktif serta suasana penuh tawa yang mewarnai setiap sesi kegiatan.
Pelatihan ini menjadi pengalaman baru yang berharga bagi para peserta. Selain meningkatkan kepercayaan diri, kegiatan ini juga membuka wawasan mereka tentang pentingnya peran pemandu outbound dalam menciptakan pengalaman wisata yang interaktif dan berkesan bagi pengunjung. Para peserta diharapkan mampu memandu permainan outbound sederhana secara mandiri, memahami sikap profesional sebagai pemandu outbound, serta menjadi sumber daya manusia lokal yang siap mendukung pengembangan Desa Wisata Candirejo.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi wujud kemitraan berkelanjutan antara Tim KKN UNS Kelompok 76 dan Koperasi Desa Wisata Candirejo. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja jangka pendek, tetapi juga pada upaya transfer pengetahuan dan keterampilan yang dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Program ini selaras dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi pemandu wisata serta tujuan ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga desa. Kehadiran pemandu outbound lokal diharapkan tidak hanya memperkaya paket wisata yang ditawarkan, tetapi juga memperkuat kemandirian Desa Wisata Candirejo sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berdaya saing dan berkelanjutan.

________________
Artikel ini disusun oleh Anis sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat KKN UNS Kelompok 76. Didukung penuh dan diterbitkan oleh Koperasi Desa Wisata Candirejo untuk kemajuan literasi digital desa.


















