PEMBUATAN VIDEO PROFILE DESA WISATA CANDIREJO OLEH KKN UNS KELOMPOK 76
Borobudur, Magelang —Dalam Perkembangan Teknologi dan Media sosial yang sangat cepat Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 76 Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pembuatan Video profile Desa Wisata Candirejo. Candirejo yang bertujuan untuk memperkuat branding digital desa tersebut sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Pembuatan video ini didasari oleh keinginan tim kami untuk membantu Desa Candirejo dalam menjangkau audiens yang lebih luas, terutama wisatawan domestik maupun mancanegara yang kini sangat bergantung pada konten visual di media sosial. Sehingga video profile ini bisa menjadi first Impression dari Desa Wisata Candirejo. Desa Candirejo dikenal sebagai salah satu desa wisata penyangga kawasan Borobudur yang masih memegang teguh konsep “nyeni” dan “asri”. Dalam proses syuting yang berlangsung selama kegiatan KKN berlangsung, tim KKN 76 mendokumentasikan berbagai daya tarik unggulan.

Dalam proses penggarapan video, tim KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) 76 berupaya menggambarkan kehidupan Desa Candirejo apa adanya—sederhana, hangat, dan sarat makna. Salah satu fokus utama yang diangkat adalah Wisata Edukasi Pertanian. Melalui rekaman yang intim dan dekat dengan aktivitas warga, terlihat bagaimana para petani setempat masih mempertahankan cara bercocok tanam tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Lebih dari sekadar aktivitas mencari nafkah, praktik ini menjadi refleksi nilai kehidupan yang menyatu dengan alam. Bagi wisatawan, pengalaman ini menghadirkan kesempatan untuk belajar langsung tentang kesabaran, ketekunan, serta kearifan lokal yang tetap terjaga di tengah arus perubahan zaman.
Nuansa pedesaan semakin terasa saat kamera mengikuti perjalanan menggunakan dokar, transportasi tradisional yang menjadi ciri khas Candirejo. Denting langkah kuda yang berpadu dengan semilir angin pedesaan menghadirkan suasana tenang yang sulit ditemukan di perkotaan. Dari atas kereta kuda, hamparan hijau dengan latar Perbukitan Menoreh tampak begitu memikat. Perjalanan ini bukan hanya soal berpindah tempat, melainkan pengalaman menyelami ritme hidup desa yang berjalan lebih lambat dan penuh ketenangan.

Selain panorama alam dan aktivitas agraris, kekayaan kuliner serta kerajinan tangan lokal turut menjadi sorotan. Proses pembuatan camilan tradisional dan produk kriya direkam secara detail, memperlihatkan ketelatenan serta keterampilan warga dalam menghasilkan karya bernilai seni. Setiap sajian dan kerajinan bukan sekadar produk, melainkan cerminan identitas budaya yang diwariskan lintas generasi dan tetap dipertahankan dengan bangga oleh masyarakat setempat.Sebagai penutup, video ini menampilkan pesona kesenian tradisional yang hidup di tengah masyarakat. Pertunjukan tari yang dibawakan warga tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur dan komitmen untuk menjaga warisan budaya. Gerakan yang luwes, iringan musik yang khas, serta busana tradisional yang anggun memperlihatkan harmoni antara tradisi dan kehidupan masa kini. Desa Candirejo pun tergambar sebagai ruang di mana nilai-nilai lama tetap tumbuh berdampingan dengan perkembangan zaman.

Keberhasilan proses produksi video profile ini tidak lepas dari adanya sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN UNS Kelompok 76 dengan elemen masyarakat Desa Candirejo. Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan partisipasi aktif dari jajaran perangkat desa serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Keterlibatan mereka menjadi kunci krusial dalam menggali narasi sejarah, filosofi tradisi, hingga potensi tersembunyi yang dimiliki desa.
Melalui video profile yang diunggah di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan YouTube, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan ke Desa Candirejo dapat meningkat secara signifikan.
Pihak pengelola Desa Wisata Candirejo menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai kreativitas mahasiswa KKN membawa perspektif baru yang lebih segar dalam mempromosikan potensi desa yang selama ini mungkin luput dari perhatian.
________________
Artikel ini disusun oleh Brian Tamtama Atmaja sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat KKN UNS Kelompok 76. Didukung penuh dan diterbitkan oleh Koperasi Desa Wisata Candirejo untuk kemajuan literasi digital desa.

















